FALSAFAH PENDIDIKAN ISLAM

Sabtu, 30 Januari 2010


Kewajiban hakiki seorang mukmin atau muslim adalah menjadikan Islam (al-Qur’an dan Al-Hadits) sebagai satu-satunya jalan atau aturan hidup dan kehidupan (way of life). Oleh karena itu aturan hidup (Al-Qur’an dan Al-Hadits) harus berusaha dipelajari, difahami, dihayati dan diamalkan secara utuh dan tuntas semaksimal mungkin dalam kehidupan berkeluarga dan bermasyarakat. Tujuannya adalah agar Islam menjadi rahmat bagi setiap individu muslim serta kesejahteraan bagi umat manusia secara umum, sesuai dengan kesemestaan risalah Islam (rahmatan lil ‘alamin).

Upaya yang dilakukan adalah melalui dunia pendidikan yaitu dengan prinsip pendidikan seumur hidup. (“Mencari ilmu wajib bagi laki-laki dan perempuan muslim sejak lahir sampai mati”. Al-Hadits). Setiap konsepsi pendidikan selalu bertumpu pada pandangan atau asumsi dasar tentang “manusia”. Darimana manusia itu, untuk apa manusia diciptakan dan kemana selanjutnya setelah matinya ?

Jawaban atas pertanyaan dari mana, untuk apa dan kemana selanjutnya manusia , akan menentukan falsafah dan corak pendidikan yang dianut seseorang atau golongan. Jawaban atas pertanyaan tersebut juga menyangkut pandangan dan keyakinan tentang hakekat dan tujuan keberadaan manusia didunia ini serta makna dan tujuan hidupnya dalam hubungannya dengan Allah, dengan sesama manusia dan dengan alam sekitarnya. Misalnya bila ada anggapan bahwa seorang anak lahir dengan membawa dosa turunan, maka konsepsi pendidikan yang dianutnya adalah bagaimana membebaskan anak dari dosa turunan itu. Bila ada pemikiran bahwa perkembangan anak atau manusia karena faktor lingkungan semata (faktor eksternal anak) maka paham demikian ini akan menganggap bahwa pendidikan itu “maha kuasa” dan si pendidik menganggap dapat membentuk anak menurut kemauannya (paham behaviorisme). Selanjutnya bila ada yang mempunyai pendapat bahwa dalam diri anak yang baru lahir telah mempunyai semua potensi dan sifat bawaannya pendidik tinggal menyediakan lingkungan untuk berkembangnya potensi dan sifat bawaannya itu. (paham idealisme)..

Sedangkan menurut Islam sangat jelas diterangkan tentang kejadian manusia (darimana asal manusia) , tujuan diciptakannya, amanah dan tanggung jawab yang dipikulnya serta kemana dan bagaimana setelah matinya.

“Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya”. (At-Tin 95 : 4).

”Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu pun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur.(An-Nahl 16 : 78).

Manusia lahir dengan berbagai potensi pemberian Allah yang masih harus dikembangkan.

Manusia ciptaan Allah yang terdiri dari jasad dan ruh, yang lahir dalam keadaan fithrah, yang mempunyai kemungkinan menjadi orang yang taqwa atau orang yang banyak berbuat dosa akibat dari pengaruh lingkungan, baik lingkungan yang mendukung maupun lingkungan yang menghambat/merusak pendidikan.

Anak adalah amanah Allah kepada orang tua, bila diabaikan akan menjadi malapetaka dan bila dididik akan menjadi investasi. Karena anak adalah amanah Allah, maka seluruh aktivitas pendidikan Islam harus sesuai dengan kehendak Allah dalam penciptaannya dan sesuai dengan amanah –Nya. Atau sama dengan tujuan hidup seorang muslim.


Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah/beribadah kepada-Ku.

(Adz-Dzaariyaat :56). Disamping itu juga ditugasi sebagai khalifah di Bumi. “Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi". …… (Al-Baqarah 2 : 30).

Dari penjelasan singkat tentang falsafaf pendidikan Islam tersebut diatas maka disusunlah konsep pendidikan Islam di Lembaga Pendidikan Al-Hikmah yang meliputi :

1. Tujuan pendidikan Islam

2. Kurikulum pendidikan Islam

3. Guru muslim

4. Sarana dan prasarana

5. Kepemimpinan dan manajemen

6. Penelitian dan pengembangan (Litbang)

Hanya kepada Allah semata kami bermohon dan berharap pertolongan , petunjuk serta rahmat semoga Allah Swt. ridho terhadap apa yang kami usahakan dan rencanakan yaitu berusaha mendirikan Lembaga Pendidikan Al-Hikmah dari tingkat Kelompok Bermain sampai dengan SMA

0 komentar: